Posted by: rhsanti | April 29, 2013

CANGGUNG

Aku pernah selingkuh dari kamu.  Ya, memang aku pernah. Dan itu sudah terjadi beberapa kali. Aku tidak mendapatkan yang seharusnya aku dapatkan darimu. Jadi, kenapa aku harus berdiam diri menunggu? Aku sudah berusaha untuk membuatmu mengerti dan memahami  diriku serta kebutuhanku. Kamu diam saja, seolah tak perduli. Seakan mengerti dan memahamiku adalah hanya hal yang tak berguna dan buang buang waktu saja. Jadi, aku ya selingkuh saja. Lebih gampang rasanya dari pada membicarakannya denganmu.

Sekarang, aku masih juga selingkuh. Sudah terbiasa kok. Tak perlu merasa aneh dan bersalah lagi. Karena selingkuh sudah kebutuhan bagiku. Sama seperti aku membutuhkanmu, begitulah aku butuh melakukan selingkuh darimu. Jangan lagi bertanya alasannya. Bukankah kita sudah beberapa kali membahasnya? Dan sudah beberapa kali pula kau menolak untuk memahaminya. Maka, selingkuh adalah menjadi jauh lebih mudah daripada memahami dirimu, yang sungguh tak akan ada yang bisa memahaminya.

Sepertinya aku masih akan tetap selingkuh. Kenapa tidak? Kau masih tetap tidak akan perduli, aku masih tetap akan selingkuh. Kau terbenam dalam di duniamu, sedangkan aku akan tetap menikmati duniaku. Aku cinta kamu, kamu tau itu. Aku juga akan selalu ada untuk kamu, seperti biasanya. Dan kamu akan selalu tidak ada untuk aku, seperti biasanya. Tidak ada yang lebih aneh lagi, bukan?

Jakarta, April 2013

6031_wanita_menangis

Posted by: rhsanti | March 18, 2013

AKU KENAPA SIH?

murung-sedih-kecewaAku harus sejenak melupakan kegelisahanku. Aku harus melakukan sesuatu selain menjadi gelisah. Selain menjadi bosan. Selain menjadi capek dan muak. Sudah terlalu lama aku membiarkan diri pasrah dalam situasi yang menyesakkan ini.
Ada apa denganku? Aku tidak tahu pasti. Rasanya sudah lama sekali aku tidak mengenali diriku lagi. Seperti semuanya berubah tanpa sepengetahuanku. Bahkan diriku sendiri mengkhianatiku. Kenapa? Jawabnya sudah pasti. Aku tidak tahu.
Aku marah. Marah sama siapa? Marah sama apa? Ok, lupakan.
Aku kecewa. Kecewa sama siapa? Kecewa sama apa? Ok, lupakan.
Aku sakit hati. Sakit hati karena siapa? Sakit hati karena apa? Ok, lupakan.
Aku dikhianati. Dikhianati oleh siapa? Dikhianati oleh apa? Ok, lupakan.
Aku putus asa. Putus asa karena apa? Putus asa karena siapa? Ok, lupakan.
Aku kenapa sih? Bahkan aku sudah tidak mau lagi menghadapi  diriku sendiri. Aku sudah tidak mau lagi menghadapi kenyataan dan kebenaran. Ha!!! Kenyataan dan kebenaran. Aku jadi teringat sesuatu. Dalam bukunya, The History of Love, Nicole Krauss menggambarkan kehidupan tokoh Litvinoff yang pahit selama invasi Nazi di Polandia yang membuatnya harus pergi ke Chili. Mengetahui keluarganya tewas atau hilang selama invasi tersebut, membuatnya harus hidup berdampingan dengan kenyataan yang menyakitkan tersebut. Tidak menerima, tapi hidup berdampingan.
Aku rasa aku bisa memahami yang dirasakan Litvinoff tersebut. Karena bisa kukatakan bahwa aku benar benar merasakan hidup berdampingan dengan kenyataan yang menyakitkan tersebut. Kenyataan yang tidak bisa atau tidak ingin kuterima. Rasanya seperti kau tinggal didalam kamar yang super sempit dan kenyataan tersebut mendominasi kamarmu sehingga gerakan apapun yang kau lakukan, kau pasti akan bersentuhan dengannya. Karena apapun yang kau lakukan, kenyataan tersebut pasti akan terus menatapmu, mengawasimu, dan bahkan menertawaimu. Menyakitkan bukan?
Aku harus mengatakannya. Aku bukanlah orang yang sama. Aku telah berubah, banyak. Tapi kenyataannya, orang orang lebih memilih menerimaku sebagai sosok diriku yang dulu. Sedangkan aku tidak bisa lagi menerima perlakuan yang sama yang dulu pernah kuterima karena aku juga tidak lagi melakukan hal sama yang dulu aku lakukan. Apa sih susahnya menerima perubahan diriku?
Entahlah, seandainya saja aku tahu aku pasti tidak akan segelisah saat ini. Saat ini aku hidup hanya menjalani rutinitas, seperti zombie saja. Aku seperti selalu dituntut untuk menyenangkan orang lain, karena itulah diiriku yang orang lain kenal. Ketika aku mengungkapkan bahwa aku tidak bisa selalu menyenangkan orang lain, aku dicemooh. Apa aku tidak boleh lagi menyenangkan diriku sendiri? Menjalani hidup yang lebih baik dengan caraku? Entahlah, sepertinya banyak orang yang sulit menerimanya. Padahal, apa sih urusannya dengan mereka?
Mungkin terlalu banyak memikirkan hal hal yang seharusnya tidak kupikirkanlah yang membuatku gelisah sendiri. Aku ingin menyendiri tapi hal ini terasa sulit. Aku ingin melakukan hal hal yang lebih baik. Aku ingin mengurangi melakukan hal hal yang kurang baik. Aku ingin menjadi orang yang lebih baik dalam banyak hal selama hidupku di jagad raya ini. Apa sih susahnya bagi orang lain untuk membiarkanku saja, kalau mereka tidak bisa mendukungku? Aku tidak perlu pujian tapi jangan pula aku diberi cemoohan.
Aku seharusnya menganalisa setiap masalahku. Aku seharusnya berusaha mencari setiap jalan keluarnya. Tapi aku sudah terlanjur capek, muak dan bosan. Aku sudah capek dan muak menjadi bosan. Aku bahkan sudah capek dan muak menjadi capek dan muak! Entahlah……….
 
Jakarta, 17 March 2013
Posted by: rhsanti | February 5, 2013

PMS

I feel like to punch you on your face very hard,

But I have no idea why,

I just have that passion to hurt,

Hmmm….I’m wondering why,

 

Now I feel like to bite you very hard,

To leave the pain and blue mark on your shoulder,

But I have no reasons why,

Barabbabbabbab…..wait a minute!

 

Let me count the days one, two, three,

Ahhh…..now I can truly see,

Hahahahaha…………I must be crazy,

I’m having my PMS,actually.

 

Jakarta, 5 febraio 2013

 Gambar

Posted by: rhsanti | January 30, 2013

LET’S GET RICH

index2 Lets get rich so we can,

Buy more sunflower seeds,

Lets get rich so that we can,

Get you a graduation certificate sheet,images1

Let’s get rich baby,

And then you can buy me tickets,

You can send me travel around the world,

You can give me bottles of body lotion,index1

Lets get rich my love,

You will buy me more books and a house,

We will make love all day,

I will be loud and you will be sweating hot.

images

Jakarta, 30th January 2013

Posted by: rhsanti | January 16, 2013

HAJJAH RANGKAYO RASUNA SAID

Bertahun tahun sudah aku mendengar tentang Jl HR Rasuna Said. Bertahun tahun sudah aku membayangkan sosok HRRS ini. Tapi aku masih belum bisa mendapatkan gambaran pasti tentang beliau. Yang dulu aku yakini adalah beliau seorang pahlawan laki laki yang berasal dari Jawa. Kenapa dari Jawa? HR Rasuna Said, yang aku beri sendiri kepanjangannya sebagai Haji Raden Rasuna Said! Dan, ternyata aku sangat salah :D

Sampai pada suatu masa, aku pindah ke Jakarta dan setiap hari melewati Jl HR Rasuna Said. Ada selalu perasaan senang yang kekanak kanakan saat aku melewati jalan ini. Entah kenapa, mungkin karena nama jalan ini menghubungkan aku selalu dengan masa kecilku saat aku pertama kali mengenal nama jalan ini.

Hingga suatu hari, aku menemani seseorang ke sebuah universitas di daerah Pondok Gede. Kami pergi naik taksi dan ternyata macet sekali di persimpangan belokan ke arah Tebet. Saat taksi berhenti itulah aku melihat papan nama jalan itu, Jl Rangkayo Rasuna Said! Apaaaaaaaaaaaaa?????!!!!!!!!

Sesaat aku tertegun, kemudian bingung, kemudian kesal, dan akhirnya setelah menarik napas dalam, aku menjadi lega lagi. Betapa tidak, semua bayangan aku tentang seorang HR Rasuna Said adalah salah semua! Rasuna Said itu seorang perempuan? Rasuna Said itu orang Padang?!! Maka, keesokan harinya segeralah aku mencari tahu tentang HR Rasuna Said yang seharusnya sudah kulakukan sejak lama.

Hajjah Rangkayo Rasuna Said (lahir di Maninjau, Agam, Sumatera Barat, 14 September 1910 – meninggal di Jakarta, 2 November 1965 pada umur 55 tahun) adalah salah seorang pejuang kemerdekaan Indonesia dan juga merupakan pahlawan nasional Indonesia. Seperti Kartini, ia juga memperjuangkan adanya persamaan hak antara pria dan wanita. Ia dimakamkan di TMP Kalibata, Jakarta.

H.R. Rasuna Said adalah seorang muda yang mempunyai kemauan yang keras dan berpandangan luas. Awal perjuangan beliau dimulai dengan beraktivitas di Sarekat Rakyat sebagai Sekretaris cabang dan kemudian menjadi anggota Persatuan Muslim Indonesia (PERMI). Beliau sangat mahir dalam berpidato yang isinya mengecam secara tajam ketidak adilan pemerintah Belanda, sehingga beliau sempat ditangkap dan dipenjara pada tahun 1932 di Semarang. Pada masa pendudukan Jepang, beliau ikut serta sebagai pendiri organisasi pemuda Nippon Raya di Padang yang kemudian dibubarkan oleh Pemerintah Jepang.

H.R. Rasuna Said duduk dalam Dewan Perwakilan Sumatera mewakili daerah Sumatera Barat setelah Proklamasi Kemerdekaan, diangkat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Serikat (DPR RIS), kemudian menjadi anggota Dewan Pertimbangan Agung sejak 1959 sampai akhir hayat beliau. H.R. Rasuna diangkat sebagai Pahlawan Nasional dengan Surat Keputusan Presiden R.I. No. 084/TK/Tahun 1974 tanggal 13 Desember 1974.

Namanya sekarang diabadikan sebagai salah satu nama jalan protokol di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

Itulah informasi yang kudapat dari wikipedia tentang beliau. Sebagai seorang yang mencintai sejarah bangsa sendiri, aku sungguh keterlaluan sehingga tidak mengetahui siapa beliau sebenarnya dan malahan menebak nebak sendiri siapa beliau itu.

Semua kejadian haruslah menyimpan hikmah dibaliknya. Aku memang tidak mengeluh ditengah macet hari itu karena aku tahu pasti ada sesuatu yang ingin ditunjukkan Tuhan kepadaku. Dan hari itu, Tuhan telah menunjukkan siapa Hajjah Rangkayo Rasuna Said itu sebenarnya. Semoga dengan mencintai sejarah bangsa sendiri, tidak ada lagi masyarakat Indonesia yang tidak mengenal pahlawannya.

Jakarta, 16 January 2013Gambar

Posted by: rhsanti | December 26, 2012

DELAPAN TAHUN

Delapan tahun sudah waktu berlalu. Delapan tahun, dan itu waktu yang cukup lama sudah. Tapi aku masih mengingatnya. Dan aku akan selalu mengingatnya. Aku pasti akan selalu diingatkan.

Hari ini, delapan tahun yang lalu. Banyak sudah terjadi dan kulalui dalam delapan tahun setelah hari itu. Seandainya Papa ada bersama kami saat ini.

Delapan tahun sudah waktu berlalu. Sungguh aku nggak mau mengingat ingat yang menyedihkan yang terjadi hari itu. Karena aku nggak mau merasa sedih lagi. Karena aku nggak mau merasa kehilangan lagi. Karena aku nggak mau merasa kosong  lagi. Semuanya itu menyakitkan!

Doa kami selalu untuk Papa disana. Papa, dimanapun sekarang berada, semoga Papa bahagia. Amen.

Jakarta, 2012-12-26

Posted by: rhsanti | November 26, 2012

KUTIPAN DOA UNTUK TUHAN

Tuhan, terima kasih untuk segala nikmat dan berkah yang telah aku dapatkan hingga detik ini.Terima kasih untuk sedih dan senang, lelah dan semangat, panas dan hujan,udara yang kuhirup, debu yang menempel, untuk segala yang telah bisa aku nikmati,Tuhan.

Berkati dan lindungi orang orang yang aku cintai Tuhan. Mama, Sophia, adik adikku, ponakan ponakanku, serta orang orang yang mencintaiku dan aku cintai.

Berkati dan lindungi juga orang orang yang telah memberiku tantangan dalam menjalani hidup. Orang orang yang kurang berbahagia dan kurang bersyukur karena keterbatasan mereka. Jadikanlah mereka orang yang lebih bijaksana dalam menerima pemberianMu, Tuhan. Berikanlah mereka berkatMu agar mereka bisa lebih berbahagia.

Berkati kami semua, Tuhan. Berilah kami kemampuan untuk bersyukur lebih banyak lagi karena anugerahMu yang tak terkira. Jadikanlah kami orang yang lebih baik lagi setiap harinya. Jadikanlah kami orang yang lebih menghargai sesama, menerima diri apa adanya dan tetap berusaha untuk menjadi yan lebih baik dan lebih berguna semasa hidup kami.

Tuhan, hanya kepadaMulah aku mengadu, memohon, dan meminta perlindungan. Berkati kami semua Tuhan. Amen.

Posted by: rhsanti | November 23, 2012

APA YANG TERJADI?

Ada yang sedang terjadi dengan diriku. Tapi sumpah aku nggak tau apa itu. Apakah itu dengan tubuhku? Atau pikiranku? Atau perasaanku? Aduuuuhhhhh……..aku geram karena aku ga tau.

Aku tau aku baru aja kesal dengan beberapa orang. Udah aku caci maki,tapi kok masih belum lega juga. Aku lagi memikirkan beberapa orang. Orang orang yang berpotensi membantuku menghasilkan endorfin. Tapi kesel banget ga ada satupun yang available. Semua sibuk! Jangan jangan ini dia nih masalahnya! WTF!

Aku juga belum berhasil membuat Sophia berbicara tentang perkembangannya. Dia menghindar untuk bicara tentang itu. Padahal aku udah mencoba pendekatan terbaikku. Kayaknya harus ganti strategi. Bikin tambah murka aja.

Aku juga pengen beli tiket mursida ke Eropa. Tapi baru nemu yang harga 7jtan aja. Aku kan masih mau harga yang lebih murah. Kemaruk memang,tapi ada kok!

Arrrggghhhhh……….aku murka karena ada yang mengganjal di hati pikiran dan tenggorokan. Yang benernya nih lagi PMS dan butuh pelampiasan!!! Okesipbye!!!

Jakarta, 21 November 2012

Posted by: rhsanti | November 5, 2012

TAK PERLU ADA SEBAB UNTUK SEMUANYA

Aku menangis,

Aku tertawa,

Tapi kenapa?

Dan,untuk apa?

 

Aku berfikir,

Diam tak bergerak,

Bagaikan tersihir,

Aku tak temukan jawabannya.

 

Jakarta, 4 November 2012

Posted by: rhsanti | November 1, 2012

INGAT MAMA

Mamaku pintar sekali. Dia guru pertamaku didunia ini. Dari aku kecil, aku selalu pengen pintar kayak mama. Mamaku dulunya seorang guru Bahasa Indonesia, ngajar di SMP. Waktu aku masih SD, mama sering bawa pulang buku buku baru dari pustaka SMP tempat dia mengajar. Yang paling aku ingat adalah buku cerita yang judulnya “ Di Pelosok Pelosok Balkan”. Salah satu dari banyak buku yang menginspirasi aku untuk terus membaca, bahkan mungkin buku inilah awal dari cita citaku untuk keliling dunia.

Mamaku juga sangat suka isi buku teka teki silang (TTS). Dulu, setiap hari setelah pulang mengajar, dia beristirahat ditempat tidur sambil isi buku TTS. Aku yang juga ikut berbaring disampingnya suka ikut ikutan mikir jawaban TTS itu, hehehehehe. Kadang aku malah baca baca buku TTS yang udah penuh diisi mama dan aku belajar dari sana. Sampe aku hapal pertanyaan dan jawabannya. Sampe akhirnya aku bisa isi TTS sendiri tanpa bantuan mama. Walaupun belom bisa isi penuh, hehehe. Tapi aku bangga banget bisa kayak mama.

Dari buku TTS juga aku mengenal kata kata pertamaku dalam bahasa Inggris. Jadi sejak kecil aku memang udah bercita cita bisa berbahasa Inggris. Kayaknya keren banget gitu kalo bisa cuap cuap dalam bahasa Inggris. Ternyata ga cuma keren efeknya, tapi juga berguna banget untuk banyak hal. Syukur puji Tuhan, aku sudah puas untuk pencapaian berbahasa Inggris.

Mamaku dulu juga suka menyanyi. Seingatku, suara mama lumayan bagus. Dia suka nyanyiin lagu jadul kaya lagunya Dian Pishesa, Pance Pondaag, Christine Panjaitan. Yang gitu gitu deh, sejamannya dia. Sambil masak, sambil beres beres rumah juga. Seneng deh dengar suara mama nyanyi. Mama terdengar dan terlihat ceria.

Mamaku  modis banget lho waktu masih muda. Dia pergi ngajar dengan setelan rok selutut dan lengan pendek. Dengan alis melengkung dan lipstick merah menyala, mamaku emang keren banget deh! Tapi aku ga pernah suka kalo rambutnya yang lurus dikeritingin untuk efek lebih bervolume. Rambutnya jadi keriting dan pendek dan aku benciiiiiiiiiii banget! Biasanya begitu liat mama turun dari becak dengan rambut baru dikeritingin kayak gitu, aku nangis menjerit jerit dilantai suruh lurusin rambutnya lagi. Haaaaaaaaaaaa!

Di masa masa sulitnya, mama selalu berusaha tegar. Mama bahkan membiarkan hal hal yang nggak menyenangkan terjadi padanya sampe sampe aku yang jadi marah sama yang bikin mama ga bahagia. Satu kali aku ingat, aku liat mama menangis dikamar tidurnya. Aku langsung tau kenapa dan aku langsung ikutan nangis dengan mama. Salah satu masa masa tersulit dalam hidupnya.

Beberapa kejadian yang nggak menyenangkan yang dialami mama, kuakui memang mempengaruhi caraku memandang dan menjalani hidup sekarang. Atas segala kesedihan masa lalu itu, aku bersyukur karena aku telah bisa mempelajari banyak hal bahkan ketika aku masih kecil sekali. Pikiran masa kecilku merekam semua kejadian dengan jelas dan aku bersyukur sekarang bisa menjadikannya pelajaran untuk hidupku.

Aku sayang mama. Mama yang pelindung dan penyayang. Mama yang kasihnya menenangkan. Mama yang akan selalu melakukan apapun demi anak anaknya tercinta. Aku sayang mama. Selalu, sepanjang masaku. Aku ga mau mama terluka dan nggak bahagia.

Semakin hari doaku semakin panjang untuk mama. Untuk kesehatannya, untuk ketentraman hati dan pikirannya, untuk kesejahteraannya, dan untuk mimpi mimpinya yang pernah ada agar segera bisa terwujudkan. Semoga pengorbanannya yang besar segera terbalaskan. Tuhan, kembalikanlah keceriaan mamaku. Kembalikanlah semangatnya seperti dulu. Tuhan, berilah yang terbaik untuk mamaku selalu. Amen.

Jakarta, 1st November 2012

I love you Mama!

 

Older Posts »

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.